7 Ide Konten Video Instagram Stories Tingkatkan Followers Instagram

Bagaimana cara kamu melihat layar ponsel?
Kamu pasti lebih banyak melihatnya dalam mode vertikal dibandingkan horizontal.
Fakta inilah yang mendasari banyak brand kini melirik iklan dengan mode vertikal dan memastikan kalau konten mereka dikonsumsi dengan cara yang natural oleh konsumen.

Vertikal merupakan cara baru menikmati video. Biasanya pengguna gadget terbiasa dengan posisi horizontal. Orang-orang mengonsumsi konten melalui layar TV, monitor di kantor hingga film di bioskop. Namun kebiasaan ini mulai bergeser ke vertikal.

Video vertikal mulai dinikmati sejak Snapchat mengeluarkan foto dengan emoji yang kemudian diikuti Instagram dan Facebook. Aplikasi-aplikasi ini menawarkan tools yang mendukung sehingga pengguna mengekspresikan diri berupa karya dengan orientasi vertikal.

Hasil survey terkini mengatakan estimasi rata-rata orang menghabiskan 29 menit per hari untuk menonton konten video di ponsel, lebih lama dibanding di perangkat lain yang hanya 19 menit. Salah satu konsumsi video vertikal yang paling jelas terlihat ada pada Instagram Stories. Kini, pengguna Instagram Stories mencapai lebih dari 300 juta setiap harinya.

Dengan membuat konten video vertikal tentu saja bisa meningkatkan engagement kamu di Instagram. Followers pun bisa
bertambah karena konten kreatif pada feed maupun stories Instagram. Lalu konten seperti apa yang bisa menambah follower
kamu? Celebgramme membagikan 7 ide konten video vertikal di Instagram yang bisa menaikkan followers kamu. Berikut ulasannya.

1. Ambil risiko demi kreativitas

Source from: Your Charisma

Ingatlah kalau format ini masih baru dan berevolusi dengan cepat seiring minat konsumen, maka jangan takut untuk mengambil risiko dan bereksperimen untuk membangun merek dan loyal audiens. Sifat Instagram Stories yang ephemeral membuat hal ini lebih mudah dilakukan karena konten akan hilang dalam 24 jam.

“Cara mudah mengasah kreatifitas adalah membuat video di Instagram Stories. Selain karena berdurasi pendek, konten akan menghilang dalam 24 jam”

Beberapa brand e-commerce dan marketplace membuat iklan konten berupa video vertikal. Video tersebut berdurasi 5 detik dan muncul hari Senin, Rabu, dan Kamis. Konsep tematik seperti ini sangat natural untuk format Instagram Stories maka tak heran mereka meraih hasil yang luar biasa.

2. Storytelling

Source from: Instagram Business Blog

Jika satu adegan tak cukup, kamu bisa menggunakan beberapa adegan. Hal ini bekerja dengan baik untuk video ephemeral karena orang berpindah-pindah dalam medium ini lebih cepat dari biasanya. Instagram memperkenalkan iklan bernama carousel, di mana Anda bisa memiliki hingga tiga buah media di satu iklan Stories untuk memperkaya storytelling Anda.

“Kumpulan beberapa video  dalam sekali posting di Instagram membantu kamu mempromosikan produk dengan cara storytelling.”

Namun, tetap gunakan waktu dengan bijaksana, mungkin dengan memperlihatkan produk kamu di tiga detik pertama, kemudian berikan penghargaan bagi konsumen dengan alur cerita yang utuh di detik-detik berikutnya.

3. Gunakan Tools Asli Instagram Stories

Source from: Pop Sugar

Medium vertikal yang berbeda dengan horisontal membuat kamu harus belajar lebih sering. Namun jika tidak memiliki software editing, kamu bisa memanfaatkan tools di Instagram. Misalnya dengan membuat video super pendek di Instagram Stories. Cara ini banyak digunakan selebgram untuk mempromosikan barang.

“Untuk menambah pengalaman, cobalah lebih banyak melihat brand banyak bereksperimen dengan GIF dan polling di Stories”

Dengan memanfaatkan fitur asli yang memang sudah tersedia dalam format video vertikal akan membawa level kreativitas kamu lebih tinggi lagi. Teruslah membuat video berulang kali agar membantu kamu dalam menjahit konten secara spesifik bagi medium ini. Coba lebih banyak perhatikan video vertikal di Instagram misalnya, melihat brand banyak bereksperimen dengan GIF dan polling di Stories.

Untuk kamu yang tertarik menambah followers secara natural dan organik, kamu bisa mencoba Celebgramme. Alat otomasi ini mengoptimalkan aktivitas kamu di Instagram. Dengan menggunakan otomasi Instagram, kamu akan mendapatkan kemudahan meliputi mengikuti hashtag terkini, menentukan target follower hingga berkomentar di DM. Untuk informasi lengkap, klik Celebgramme.

4. Arahkan Pandangan Audiens

Source from: Social Media Today

Poin kunci pertama yang disorot oleh para kreator di Instagram adalah layar vertikal berarti sebuah kesempatan baru untuk mengarahkan pandangan pemirsa ke atas dan ke bawah layar, berlawanan dengan format horisontal yang cenderung lebih tradisional.

“Kebanyakan orang dilatih untuk melihat sesuatu secara horizontal, kiri ke kanan atau sebaliknya. Jadi, Anda selaku kreator punya kesempatan mengarahkan pandangan mereka dengan cara baru yang berbeda.” – Kris Merc

Ini adalah sebuah tantangan yang menarik, dan pastinya contoh di atas yang diberikan menggambarkan potensi dari layar vertikal. Semua orang selama ini terbiasa melihat sesuatu dari sisi ke sisi, kiri kanan. Akan tetapi presentasi vertikal menambahkan perspektif baru yang segar, yang dapat memberi kesempatan untuk membuat konten kamu menonjol, bila digunakan dengan baik.

5. Animasikan Ide

Source from: Social Media Today

Yang satu ini mungkin tidak mudah dilakukan oleh orang biasa namun jika mau, kamu pun bisa membuat konten berupa stop motion tingkat dasar. Jangan setengah-setengah. Buatlah video yang menarik dan memukau. Butuh waktu, pasti, tapi hasilnya bisa sangat bernilai jika kamu berhasil membuat konten yang menarik.

“Video animasi vertikal dapat menarik perhatian pengguna Instagram lainnya.”

Salah satu animasi vertikal yang menarik dibuat oleh animator Monica Kim. Animasi buatannya menunjukkan potensi bahwa animasi vertikal dapat menonjolkan sesuatu yang jauh lebih segar. Dengan menegaskan fokus yang berbeda dari atas ke bawah, kamu akan menciptakan pengalaman baru yang berlawanan dengan tampilan horisontal yang selama ini dilihat secara horisontal.

6. Split Layar

Source from: Social Media Today

Split layar dimaksudkan membagi layar menjadi 2 video yang berbeda namun bergerak secara selaras dan berdampingan. Inilah cara lain yang menarik untuk menarik audiens kamu dengan format vertikal yang segar. Teknik ini mungkin bukan sesuatu yang baru namun format vertikal bisa lebih sesuai untuk itu. Hasilnya bisa sangat eye-catching.

“Dengan split screen, kamu bisa menciptakan perspektif baru bagi pemirsa untuk terlibat, sambil mengarahkan perhatian mereka ke bagian terpenting video kamu.”

Tips lain untuk melihat format vertikal adalah dengan melirik konten-konten kamu yang ada selama ini. Jika sering membuat konten tidak bergerak seperti foto produk, poster, dan lain-lain, mungkin video split dapat menjadi sesuatu yang wow, yang belum banyak dilakukan saat ini.

7. Tipografi dan Desain

Source from: Social Media Today

Kamu bisa menyusun tipografi atau type dengan cara yang menyenangkan atau bisa juga menggunakan layer untuk menambahkan tekstur dan kedalaman konten. Dengan mempertimbangkan format presentasi vertikal dan cara-cara kreatif yang bisa kamu gunakan untuk memaksimalkannya. Tidak melulu menggunakan tipografi sebenarnya, namun contoh tipografi ini berhasil menggabungkan manusia dengan type, membuat video ini menjadi mind-blowing dan memukau. Bayangkan bila produk atau konten kamu dipromosikan dengan cara seperti ini.

“Salah satu angle menarik membuat video vertikal adalah menyorot dari atas. Selain jarang dilakukan, hasil video ini membuat karya kamu terlihat berbeda.”

Kamu juga bisa menyorot video dari atas, dengan perspektif yang masih jarang digunakan. Ini akan mudah dilakukan bila kamu punya drone. Bila tidak, Kamu juga masih bisa menggunakan animasi atau stop motion sederhana. Dengan menggunakan layar vertikal, Anda bisa menggunakan aliran gerakan dari atas ke bawah, atau dari bawah ke atas. Ada banyak kemungkinan baru yang belum digunakan di format video vertikal, yang akan sangat bagus bagi audiens dalam menikmati IG Stories.

Itulah 7 ide konten video vertikal yang bisa membantu meningkatkan followers kamu. Untuk mempelajarinya, kamu bisa mencoba satu persatu. Kemudian menguploadnya di Instagram kamu. Tidak ada hasil baik di awal pertama mencoba. Untuk hasil yang maksimal, kamu harus mencoba berulang-ulang kali. Semakin kamu kreatif, maka akan semakin meningkatkan engagement kamu. Tentu saja dari sini, menambah followers bukan hal yang sulit.

Khusus untuk kamu yang memiliki waktu terbatas, bisa memanfaatkan tools Celebgramme untuk meningkatkan popularitas akun IG tanpa perlu repot, tinggal Klik-klik dan Start. Proses akan otomatis berjalan 24 jam Nonstop, langsung cek websitenya di ► https://celebgramme.com/