Makin Ngehits dengan Facebook Stories (Part 2)

Facebook luncurkan fitur Stories dengan berbagai filter interaktif persis Instagram!

<< Baca dulu part 1

Di samping teks dan link, Facebook kini menciptakan saluran sharing sekunder bagi penggunanya yang sangat masif (1,86 miliar monthly user di 2016) dengan fitur Stories. Facebook bergerak ke tren komunikasi visual - yang dirasa lebih personal dan original oleh generasi millenial - meninggalkan tren text-based 10 tahun terakhir.

As people mostly post photos and videos, Stories is the way they’re going to want to do it,” ujar Connor Hayes, Manajer Produk Facebook Camera. Instagram Stories yang digunakan oleh lebih dari 150 juta daily user hanya dalam 6 bulan telah membuktikan kedahsyatan tren Stories ini. Melihat kesuksesan Instagram Stories, tidak salah jika Facebook ingin meningkatkan relevansinya di mata user dengan cara yang sama.

Pertanyaannya, apakah pengguna Facebook siap dengan perubahan ini?

Perlu diingat bahwa setiap media sosial memiliki audiens yang berbeda karena penggunaan fitur yang berbeda pula. Facebook terkesan lebih ‘business-like’ dengan audiens yang lebih global dan bervariasi. Instagram mengandalkan fotografi yang classy untuk penggemar seni visual. Snapchat banyak dipakai remaja di Amerika Serikat yang ingin eksis.

Facebook memang optimis Stories dapat diadopsi oleh semua kalangan. Namun dengan begitu, Facebook harus bisa “mengubah kebiasaan” penggunanya. Pengguna yang hobi share tulisan dan link harus beralih ke bentuk visual. Selain itu, mereka dituntut membuat konten visual yang personal, original, dan real-time. Mungkin hal ini agak sulit diadopsi oleh semua orang, kecuali oleh generasi millenial yang eksis dan ingin menjadi terkenal (mereka yang lahir antara 1980-2000an).

Tren Stories ini bisa membuat penggunanya baik di Instagram maupun di Facebook menjadi eksis. Tapi eksis saja tidak cukup untuk menambah fans atau followers lho. Anda bisa mencoba Celebgramme.com #1 Award Winning Application Instagram tool yang sudah terbukti dapat meningkatkan followers kamu secara organik.

Apakah kamera akan menjadi ‘keyboard’ baru di masa depan? Kita akan membuktikannya dalam 5 tahun ke depan. Oh iya, kita bahkan belum membahas potensi Stories untuk bisnis dan cara-cara untuk membuat Stories kelihatan menarik. Tunggu di artikel selanjutnya ya 🙂