Untung ketemu Si Cakep, jadi gak perlu pusing-pusing lagi

By admin | Testimonial

“Gue gak perlu pusing-pusing lagi mikirin, “hari ini gue mau following berapa ya?”, “hari bakal nambah gak ya followers gue?”

“Gue gak bisa jualan”, “Gue gak punya ‘jiwa dagang’ ”, “Masa sih ada yang beli produk gue?”, “gue jual ke siapa?”, “malu kalo teman-teman tahu gue jualan online dan ternyata gak laku”. Itulah yang selalu ada di pikiran gue sebelum akhirnya memutuskan untuk memulai bisnis online. Saat ini gue berusia 24 tahun dan mendapatkan gelar sarjana setahun yang lalu. Tidak seperti teman-teman gue yang lain, gue menjadi seorang pria pengangguran dan tentunya tanpa penghasilan. Malu? Iya. Pake banget! Gimana gak malu, di usia yang tergolong produktif, gue malah konsumtif (alias ngehabisin duit orang tua).

Beberapa bulan setelah lulus, gue terus berpikir, apa sih yang bisa gue lakukan supaya bisa punya penghasilan sendiri? Akhirnya, suatu waktu muncul ide untuk terjun ke dunia bisnis online. Gue searching mbah google, mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan bisnis online. Memang banyak banget ilmu yang gue dapat dari mbah google. Tetapi, paham saja tidak cukup. Yang paling dibutuhkan dalam bisnis online ini adalah action atau tindakan. Singkat cerita, karena gak punya modal, gue memulai bisnis online dengan status sebagai reseller. Bisnis online sangat identik dengan media sosial. Salah satu media sosial yang pertama kali gue pakai untuk memasarkan produk adalah instagram. Berbagai sumber yang gue baca, instagram adalah media sosial yang paling cocok digunakan untuk online shop.

Setelah satu minggu gue memasarkan produk di instagram, sangat menyedihkan, NOL PENJUALAN. Gak ada pembeli yang membeli produk gue. Jangankan mau membeli, sekedar nanyain produk pun gak ada sama sekali. Gue upload foto, bahkan lebih dari 100 foto. Dan yang paling bikin gue jenuh adalah mem-follow akun-akun instagram hingga mencapai 200 akun per hari. Jumlah followers gue sangat gak berbanding lurus dengan jumlah following. Gue follow 200 akun, paling gue cuma dapat followers sekitar 10-15 followers. Berasa banget capek nya bro..!

Kemudian gue bertemu dengan Si Cakep, namanya CELEBGRAMME. Gue menyebutnya Si Cakep, karena tools ini bener-bener cakep. Sangat membantu gue dalam memasarkan produk gue. Gue gak perlu pusing-pusing lagi mikirin, “hari ini gue mau following berapa ya?”, “hari bakal nambah gak ya followers gue?” Berkat Si Cakep ini, instagram gue gak cuma nambah jumlah followers diluar dugaan, tapi juga nambah jumlah likers foto-foto produk gue. Selain itu, sekarang produk gue sudah dikenal oleh hampir seluruh wilayah di Indonesia. Bagaimana dengan penjualan? Satu bulan pertama gue menggunakan Si Cakep, produk gue udah terjual sebanyak lebih kurang 15 produk. Harga produk yang gue jual itu Rp 100.000-125.000 per pcs. Kalo dikalikan dengan 15, maka jumlah uang yang masuk ke rekening gue adalah Rp 1.500.000. Jumlah yang gak pernah gue bayangin sebelumnya. Alhamdulillah, gue bersyukur. Terima kasih CELEBGRAMME. Ini bener- bener ngebantu banget buat bisnis online gue. Si Cakep emang Mantep! 


Iqbar Mahendra Saputra @ibamasa.case

Follow

About the Author

Devoted and happily married, with passion in Instagram & social media related topics. I wrote a lot about love, life, photography and anything about the latest social media trends.